Ketidaktahuan menuntutku harus tau. Karena kemungkinan kita akan mendapatkan masalah dari ketidaktahuan kita. Dengan siapa kita akan meminta pertolongan dan bantuan ? Semasih kamu mempunyai waktu untuk belajar, carilah sesuatu yang bisa berguna untukmu. Ilmu itu sangat penting dan tidak ada batasnya. Mungkin kamu pintar di satu bidang, tapi saat kamu keluar dari bidangmu dan mendapatkan kesulitan, kamu akan merasa sangat bodoh dan penuh rasa cemas dalam mengambil keputusan. Jadi apa yang harus dilakukan ?
Belajar lah sebanyak-banyaknya. Hidup terus berjalan dan pengalaman yang akan memintarkan. Jangan hanya berteori, karena teori sangat mudah untuk dilupakan dan belum pasti kebenarannya. Tapi jika diiringi dengan praktek, semuanya akan lebih mudah dan lebih kuat untuk diingat. Kenangan akan lebih terasa disaat semua indra kita peka.
Contohnya saja seorang guru mengatakan bahwa bertengkar saling memukul itu tidak baik dan menyakitkan. Tapi, jika mereka tidak pernah merasakan pukulan maka kurang akan tau betapa sakitnya dipukul. Jadi kebanyakan anak akan mengacuhkan larangan dan tetap menantang teman-temannya. Jadi setelah mereka kena pukul barulah mereka sadar, betapa sakitnya dipukul.
![]() |
Lari dari kenyataan |
Nah, kadang juga ada yang tidak peduli dengan rasa sakit dan tetap memukul. Terus itu dikatakan apa ? Itu dikatakan tidak bisa belajar dari pengalaman dan hanya membenarkan diri sendiri. Sama halnya tidak menerima jawaban yang benar, tapi membenarkan jawaban yang salah. Inilah ego, manusia susah sekali menang melawan egonya. Dan inilah yang perlu kita koreksi lagi. Kita sebaiknya tau, apa yang buruk dan apa yang baik. Apalagi kita sebagai manusia memunyai pikiran, mempunyai kecerdasan untuk membedakan baik dan buruk.
Karena masih banyaknya yang belum bisa membedakan prilaku baik dan buruk secara pribadi dari dirinya sendiri. Maka kita juga membutuhkan orang lain untuk bisa menasehati kita, memberi petunjuk dan masukan untuk bisa menjadi baik. Tapi tidak semua orang mempunyai niat baik, ada juga yang dengan sengaja menghasut dan menjatuhkan temannya agar menjadi lebih buruk. Jadi kita juga harus pintar-pintar menilai orang.
Disini kita juga kadang serba salah, tidak mau tau apa yang harus kita kerjakan, dan membuang-buang waktu hanya untuk mendapatkan ketenangan. Tapi disaat kita terusik, kita akan menjadi tersudut, karena selalu ingin santai, tidak mau berusaha, dan tidak mau belajar mencari solusi untuk masalah-masalah yang ada.
Yang mempunyai teman ataupun kluarga yang baik mungkin merasa tenang karena ada bantuan, tapi jika kamu sendiri ? Apa yang harus kamu lakukan ? Apa terus bersembunyi dan mencari alasan ? Atau bangkit dan mencoba mencari solusi ? Nah, kadang yang mau bangkit dan belajar inilah yang akan lebih sukses dan berhasil.
Yang mempunyai teman ataupun kluarga yang baik mungkin merasa tenang karena ada bantuan, tapi jika kamu sendiri ? Apa yang harus kamu lakukan ? Apa terus bersembunyi dan mencari alasan ? Atau bangkit dan mencoba mencari solusi ? Nah, kadang yang mau bangkit dan belajar inilah yang akan lebih sukses dan berhasil.
Kita tidak seharusnya menganggap suatu hal itu sepele. Tapi kita coba untuk mengubah hal sepele itu menjadi pengalaman yang berharga dan bisa menjadi pelajaran yang sangat berguna di kemudian hari. Jadi, belajarlah sebaik-baiknya, jika perlu apa yang kamu pelajari ingat, catat, dan terapkan. Agar kamu bisa menjadi lebih baik. Selain itu, jangan mencoba lari dari masalah, karena masalah yang belum kamu selesaikan tidak akan ilang. Tapi akan menumpuk dengan masalah-masalah barumu.
Sumber http://www.mentaribaliholiday.com/
Buat lebih berguna, kongsi: