Pagi tadi admin menemukan sesuatu yang menggemaskan dan lucu nih, Ada seekor anak burung yang belum bisa terbang dan jatuh di dekat admin. Awalnya admin kira gak ada apa-apa, tapi admin curiga ada kucing yang terus lihat-lihat daerah sana. Kayak mencari sesuatu gitu.
Baru admin lihat lebih teliti lagi, ada seekor anak burung yang lucu banget. Hampir saja anak burunya di makan kucing nih, udah di depan matanya, bahkan sempat di endus-endus sama kucing. Untung saja admin cepat ngambilnya. Gak jadi deh tuh kucng gigit burungnya. Huehehehheehheehe..
Baru admin lihat lebih teliti lagi, ada seekor anak burung yang lucu banget. Hampir saja anak burunya di makan kucing nih, udah di depan matanya, bahkan sempat di endus-endus sama kucing. Untung saja admin cepat ngambilnya. Gak jadi deh tuh kucng gigit burungnya. Huehehehheehheehe..
![]() |
Burung Crukcukan |
Ternyata ini jenis burung merbah cerukcuk. Burung merbah cerukcuk adalah jenis burung pengicau dari suku Pycnonotidae. Untuk orang sunda menyebutnya cerukcuk atau jogjog, sedangkan orang Jawa menyebutnya terucuk atau cerocokan, dan mengikuti bunyi suaranya yang khas. Sedangkan dalam bahasa Inggrisnya disebut Yellow-vented Bulbul. kalau di bali biasa di sebut burung crukcukan juga nih. Mungkin dalam penyebutannya saja agak berbeda ya. Huehehehehe...
Kalian tau ciri-ciri burung crukcukan guys ? Nah, admin kasi tau sedikit ciri-cirinya ya. Untuk burung yang berukuran sedang, panjang tubuhnya bisa mencapai total (itu diukur dari ujung paruh sampai ujung ekor) sekitar 20 cm. Di sisi atas tubuh (punggung dan ekor) memiliki warna coklat kelabu gelap, sisi bawah (tenggorokan, dada dan perut) berwarna putih kusam.
Mahkotanya kehitaman, alis dan sekitar matanya berwarna putih, dengan kekang (garis di depan mata) berwarna hitam. Sedangkan untuk sisi lambungnya berwarna coretan-coretan coklat, dan penutup bagian belakangnya berwarna kuning. Iris matanya juga berwarna koklat dengan perut hitam dan kaki yang berwarna abu-abu merah jambu.
Mahkotanya kehitaman, alis dan sekitar matanya berwarna putih, dengan kekang (garis di depan mata) berwarna hitam. Sedangkan untuk sisi lambungnya berwarna coretan-coretan coklat, dan penutup bagian belakangnya berwarna kuning. Iris matanya juga berwarna koklat dengan perut hitam dan kaki yang berwarna abu-abu merah jambu.
Karena burung ini belum bisa terbang dan masih sangat berbahaya untuk dilepas, dirumah admin ada 2 ekor kucing dan banyak kucing liar, jadi sangat berbahaya kalau burung kecil ini dilepas. Nah, maka dari itu admin mencari ide, admin mencoba membuat kandang ala kadarnya, yang terbuat dari jaring-jaring besi bekas, anyaman bambu (yang sudah ada sebeumnnya, dan biasanya dinamakan sokasi), ditambah dengan ranting pohon sebagai tempat bertengger. Jadilah seperti foto di atas, lumayan kan. huehehehehehe...
![]() |
Kandang buatan kreasi sendiri |
Untuk makanannya, burung ini suka memakan buah-buahan yang lunak. Jika melihat dari pekarangan rumah, burung ini kerap melubangi beberapa buah pepaya dan pisang yang sudah masak. Selain itu, burung ini juga memangsa beraneka serangga, ada juga hewan-hewan kecil lainnya seperti cacing dan ulat.
Sumber http://www.mentaribaliholiday.com/
Buat lebih berguna, kongsi: