Sekarang kita membahas tentang dapur guys. Biasanya kalau di dapur identik dengan alat-alat memasak dan makanan ya. Di zaman modern ini kita lihat banyak sekali bermunculan alat-alat dapur yang semakin canggih. Terus bagaimana nasib alat-alat dapur tradisional kita ? Apakah masih ada yang memakainnya ?
Nah, dilihat dari kebutuhan kita sehari-hari, waktu yang terbatas dengan kesibukan dan tugas yang padat membuat kita lebih suka cara yang instan untuk memanfaatkan waktu lebih cepat. Coba kita sekarang lihat alat-alat dapur tradisional yang kalian tau. Salah satunya talenan kayu khas bali, terbuat dari kayu dan sangat simple. Tapi manfaat dan kegunaanya sangatlah banyak, termasuk awet dan cukup tahan lama. Tapi disini admin tidak membahas talenan kayu karena di artikel sebelumnya sudah sempat admin bahas.
Nah, untuk selanjutnya yang akan admin bahas disini adalah tempat memasak tradisional. Di daerah kalian kira-kira tempat memasak tradisionalnya seperti apa sih ? Termasuk di bali, ada juga tempat memasak tradisional bali yang biasa disebut jalikan. Penasaran sama jalikan ? Lanjut saja nyimak dan lihat beberapa foto yang admin jepret guys. Huehehehehe...
Nah, dilihat dari kebutuhan kita sehari-hari, waktu yang terbatas dengan kesibukan dan tugas yang padat membuat kita lebih suka cara yang instan untuk memanfaatkan waktu lebih cepat. Coba kita sekarang lihat alat-alat dapur tradisional yang kalian tau. Salah satunya talenan kayu khas bali, terbuat dari kayu dan sangat simple. Tapi manfaat dan kegunaanya sangatlah banyak, termasuk awet dan cukup tahan lama. Tapi disini admin tidak membahas talenan kayu karena di artikel sebelumnya sudah sempat admin bahas.
Nah, untuk selanjutnya yang akan admin bahas disini adalah tempat memasak tradisional. Di daerah kalian kira-kira tempat memasak tradisionalnya seperti apa sih ? Termasuk di bali, ada juga tempat memasak tradisional bali yang biasa disebut jalikan. Penasaran sama jalikan ? Lanjut saja nyimak dan lihat beberapa foto yang admin jepret guys. Huehehehehe...
![]() |
Tempat memasak tradisional |
Nah, foto di atas adalah tempat memasaknya yang dinamakan jalikan. Di atasnya biasanya ada tempat khusus seperti bambu-bambu yang ada banyak saang (kayu-kayu bakar) yang diletakkan tepat di atas api, kalau yang itu dinamakan pounapi. Fungsinya itu untuk mengeringkan kayu-kayu bakar yang diletakkan di atas, agar semakin gampang nantinya untuk digunakan/ semakin gampang untuk terbakar.
Mungkin tempat memasak ini juga ada di daerah kalian, tapi namanya saja yang mungkin berbeda ya guys. Huehehehehehehhe... Untuk membuat tempat ini juga setandar dan sedikit modern menggunakan batu bata dan semen. Hanya saja masih menggunakan kayu bakar.
Biasanya di bali saat menggunakan ini selalu membuat makanan dalam porsi yang banyak, menggunakan panci-panci besar sampai pancinya menghitam dan kusam.
Biasanya di bali saat menggunakan ini selalu membuat makanan dalam porsi yang banyak, menggunakan panci-panci besar sampai pancinya menghitam dan kusam.
![]() |
Cara memasak tradisional bali |
Admin setiap ke kampung biasanya sempat saja melihat ada yang masih menggunakan peralatan memasak ini, padahal sekarang sudah ada alat yang lebih canggih seperti kompor gas dan kompor listrik. Tapi memasak tradisional seperti ini masih juga sering di gunakan. Nah, biasanya orang yang sedang berbisnis membuat suatu makanan dalam jumlah banyak dan dalam acara khusus dengan porsi hidangan makanan yang banyak, biasanya akan memanfaatkan alat memasak seperti ini untuk menghemat gas. Jadi alat ini masih penting untuk keperluan dan kebutuhan kita ya. Huehehehehehhehe...
Jadi kalian jangan hanya mengira orang miskin yang hanya menggunakan cara memasak tradisional ini ya, terutama di daerah gianyar, disana masih banyak yang mnggunakan cara seperti ini. Tapi admin tidak mengatakan mereka orang-orang miskin, mereka termasuk orang-orang yang punya lah. Nah, desanya admin gianyar petulu, disana bagus banget, ada objek wisata juga pas di rumahnya admin. Kalau kalian ingin melihat banyak burung bangau putih berterbangan dan membuat sarang di pohon, silahkan mampir ke desa petulu yang ada di ubud gianyar. Dijamin bakal kaget dan terkagum-kagum melihat banyak burung. Huehehehehehehehe...
Sumber http://www.mentaribaliholiday.com/
Buat lebih berguna, kongsi: