photo lineviral_1.png

Lomba Layang-layang Terbesar di Dunia ada di Bali, dengan Berbagai Bentuk Layangan

Kalian pernah nonton layang-layang guys ? Apa kalian sering menaikkan layang layang ? Nah, disini yang akan admin bahas adalah layang-layang terbesar di bali, bahkan layang-layang terbesar di dunia. Jika kalian biasanya hanya menerbangkan layang-layang sebesar setengah meter ataupun lebih.

Pasti kalian bakal kaget dengan layang-layang yang akan admin bahas disini. Jika kalian ke bali dan menyaksikan perlombaan layang-layang disini pastinya bakal terkagum-kagum juga deh. Itu karena besar layang-layang yang di perlombakan mencapai 6 meter dan bahkan ada juga yang lebih dari itu. 

Tempat-tempat yang bisa kalian kunjungi untuk menonton lomba layang-layang adalah Pantai Padang GalakPantai Mertasari, dan Pantai Karangdadi. Admin cuma tau itu saja. Tapi pas admin masih kecil juga ada perlombaan layang-layang di pantai segara. Kalau dari Pantai Padang Galak, coba kalian dari parkiran pergi ke bagian Barat, disana kalian akan menemukan halaman luas. Biasanya digunakan untuk lomba layang-layang.

Lomba layang-layang ini biasanya akan diselenggarakan setiap tahunnya, yaitu pada bulan Juli-Agustus. Pada bulan-bulan itu musim angin di bali bagus, Akan ada berbagai jenis layang-layangan besar yang diterbangkan disini. Dari layangan kreasi (macam-macam jenis yang unik), janggan, pecukan, dan ben-ben. 

 Apa kalian sering menaikkan layang layang  Lomba Layang-layang Terbesar di Dunia ada di Bali, dengan Berbagai Bentuk Layangan
Lomba layang-layang di bali
 Apa kalian sering menaikkan layang layang  Lomba Layang-layang Terbesar di Dunia ada di Bali, dengan Berbagai Bentuk Layangan
Pada saat penerbangan layang janggan
Nah, foto yang admin bagikan di atas itu adalah layangan janggan, besarnya bisa mencapai 6 meter dengan panjang ekor 125 meter. Kalian bisa lihat layanganya besar banget, Bahkan orang-orang di sekitarnya keliatan kecil. Untuk menerbangkan 1 layangan raksaksa ini biasanya diperlukan 30 tenaga orang dewasa. Kebayang kan bagaimana susahnya menerbangkan layangan ini. Huehehehehhehe... 

Jika kalian menerbangkan layang-layang ini sendirian maka kalian akan terbang di seret layang-layang. Kalian bisa lihat foto di atas. Jadi kalau sedikit orang yang menarik talinya bisa semua keseret, bahkan ikut terbang menghilang. hueehehehehehehe... Admin pernah coba pegang talinya. Gak kuat admin tarik guys, kalau mau narik harus beramai-ramai dan secara bersamaan. Saling gotong royong, hehehehehe... Disini bisa menguji kekompakan juga dah. Mantep pokoknya.

Biasanya layangannya juga ditambahkan guwang, guwang ini yang akan menimbulkan suara merdu. Guwang ini terbuat dari pita kado, ental dan penyalin. Kalau untuk layangan kecil cukup pakai pita kado dan pita kaset. Huehehhehehe... admin dulu watu kecil juga pernah menerbangkan layang-layang pakai guwang pita kaset. Jadinya ada suara merdunya. Nanti pitanya akan kena angin dan mengeluarkan suara.

Sedangkan untuk tali layang-layangannya biasa yang ukuran besar menggunakan tali tambang atau tali sampi. Sedangkan dalam ukuran kecil biasa menggunakan tali lastik, kemong, ataupun benang.

Untuk membawa layang-layang ini juga tidak bisa hanya satu orang, mereka harus beramai-ramai menggotongnya. Sedangkan untuk membawa ke tempat jauh, biasanya mereka menggunakan mobil pick up.

Dana yang dikeluarkan untuk membuat layang-layang berfariasi. Ada yang 1 juta dan ada yang puluhan juta. Contohnya layang-layangan janggan ini, biaya yang diperlukan mencapai 50 jutaan dengan penambahan perawatan. Itu juga tergantung besar kecil layangan yang di buat.

 Apa kalian sering menaikkan layang layang  Lomba Layang-layang Terbesar di Dunia ada di Bali, dengan Berbagai Bentuk Layangan
Layangan janggan bali
Nah, ini layangan janggan lebih dekatnya guys. Admin cuma punya foto layangan janggan nih. Itu karena di banjarnya admin adanya layang-layang janggan aja. Itupun foto dari jepretan-jepretan kakak admin. Lumayan fotonya bisa di jadiin artikel. Sekalian bisa ngasik tau info ke kalian. Bisa juga menjadi sejarah layang-layang nantinya, Huehehhehehe...

Coba kalian lihat tapel atau topeng layang janggannya, terlihat sangat elegan, antik, dan unik. Mungkin saja yang pertama kali melihat berpikir layangan ini agak menyeramkan. Layang-layangan ini sebenarnya disakralkan dan tidak boleh asal-asalan. Tapi itu khusus layangan besar dan layangan sejenis janggan. Yang membuat layangan ini sisakralkan adalah tapelnya (topeng).

New info :
Tahun 2016 banjar ST Dhananjaya, Br. Dangin Peken, Kelurahan Sanur, Denpasar Selatan mendapatkan penghargaan atas hasil karya layang-layang terbesar, layang-layang tradisional terbesar di Bali, Indonesia dan bahkan Mendunia yang diakui oleh MURI ( Museum Rekor Indonesia ). Layang-layang ini jenis layang-layang janggan yang diberi nama Nagaraja. Untuk ukuran sayap layang-layang janggan tersebut mencapai 11,5 meter, sedangkan bentang ekor 10,80 meter, dengan panjang body 15,20 meter, dan panjang ekor 234,5 meter, dengan total berat mencapai 770 kilogram.


Sumber http://www.mentaribaliholiday.com/
Buat lebih berguna, kongsi:

Trending Kini: